Komputasi Modern sebuah sistem yang menyelesaikan sebuah masalah dengan menggunakan
komputer menggunakan algoritma sebagai pemecahan masalah tersebut.
Secara Umum Komputasi bisa diartikan sebagai cara untuk menemukan
pemecahan masalah dari data input dengan menggunakan suatu algoritma.
Komputasi merupakan suatu sub-bidang dari ilmu komputer dan matematika.
Selama ribuan tahun, perhitungan dan komputasi umumnya dilakukan dengan
menggunakan pena dan kertas, atau kapur dan batu tulis, atau dikerjakan
secara mental, kadang-kadang dengan bantuan suatu tabel. Namun sekarang,
kebanyakan komputasi telah dilakukan dengan menggunakan komputer.
Komputasi yang menggunakan komputer inilah yang disebut dengan Komputasi
Modern.
Sejarah Komputasi Modern Awal mula dari komputasi adalah adanya
perhitungan-perhitungan angka yang dilakukan manusia. Manusia telah
mengenal angka dan perhitungan sejak berabad-abad yang lalu. Bangsa
romawi pun telah dapat menghitung sistem kalender dan rasi bintang.
Seiring dengan perkembangan zaman manusia pun melakukan
perhitungan-perhitungan yang lebih kompleks. Otak manusia juga mengalami
keterbatasan dalam menghitung angka yang jumlahnya bisa berdigit-digit,
kemudian diciptakan alat sempoa untuk menghitung, kemudian dekembangkan
menjadi kalkulator, Karena semakin berkembangnya alat dan kebutuhan
semakin banyak pula data-data yang ingin dihitung, dan mulailah ide
pembuatan untuk membuat komputer sebagai alat hitung dengan konsep
komputasi modern. Tidak hanya itu, komputer yang diciptakan hingga
sekarang ini bukan menjadi sebuah alat yang digunakan untuk menghitung,
tapi juga bisa menyimpan,mengedit dan mengolah kata serta masih banyak
lagi kegunaan dan kelebihan yang dimiliki oleh komputer.
Model OSI
pratama
Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan Internatioanal Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahhun 1977. Nah, OSI itu merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Kalau dalam bahasa Indonesia biasanya model OSI diartikan sebagai “Model tujuh lapis OSI”.
Dahulu jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok namun semenjak Model OSI ditemukan, OSI berupaya membentuk standart umum jaringan komputer untuk menunjang suatu interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Biasanya suatu jaringan terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Dari banyaknya protokol tersebut tidak ada satu protokol pun yang sama, sehingga membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.
Dengan proses pengembangannya akhirnya OSI Reference Model pun dilihat sebagai sebuah model ideal dari koneksi logis yang harus terjadi agar komunikasi data dalam jaringan dapat berlangsung. Didalam dunia nyata terdapat beberapa protokol seperti TCP/IP, DECnet dan IBM Systems Network Architecture (SNA) memetakan tumpukan protokol (protokol stack) mereka ke OSI Reference Model. OSI Reference Model pun digunakan sebagai titik awal untuk mempelajari bagaimana beberapa protokol jaringan didalam sebuah kumpulan protokol dapat berfungsi dan berinteraksi.
Dahulu jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok namun semenjak Model OSI ditemukan, OSI berupaya membentuk standart umum jaringan komputer untuk menunjang suatu interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Biasanya suatu jaringan terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Dari banyaknya protokol tersebut tidak ada satu protokol pun yang sama, sehingga membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.
Dengan proses pengembangannya akhirnya OSI Reference Model pun dilihat sebagai sebuah model ideal dari koneksi logis yang harus terjadi agar komunikasi data dalam jaringan dapat berlangsung. Didalam dunia nyata terdapat beberapa protokol seperti TCP/IP, DECnet dan IBM Systems Network Architecture (SNA) memetakan tumpukan protokol (protokol stack) mereka ke OSI Reference Model. OSI Reference Model pun digunakan sebagai titik awal untuk mempelajari bagaimana beberapa protokol jaringan didalam sebuah kumpulan protokol dapat berfungsi dan berinteraksi.
Website Komputasi Modern
pratamaPada malam ini saya akan membahas tentang Komputasi Modern dengan contohnya.
Komputasi Modern adalah sebuah sistem yang menyelesaikan sebuah masalah dengan menggunakan komputer menggunakan algoritma sebagai pemecahan masalah tersebut.
Saya akan menggunakan website codefights.com untuk menjadikannya sebagai sebuah contoh dalam komputasi modern. Berikut adalah tampilan dari website codefights.com
pada halaman awal terdapat sebuah menu untuk melakukan sebuah pendaftaran agar bisa memainkan sebuah permainan yang unik yaitu dimana si user harus memecahkan sebuah kasus dan dituntut untuk menyelesaikannya sebelum lawan agar bisa menang.
1) Data Perusahaan
Nama Usaha : Musics Home
Bidang Usaha : Alat Musik
Lokasi Usaha : Online Shop
Alasan membentuk usaha di bidang penjualan Alat Musik, karena saat ini musik sudah sangat berkembang dan banyak penggemar. Serta alasan memilih ke bidang Online Shop karena perkembangan teknologi yang sudah sangat pesat, serta pembeli tidak perlu susah payah mengunjungi store, namun bisa langsung mengunjungi website perusahaan. Karena sudah sangat detail, rincian dari produk yang kita jual.
2) Analisis Pesaing dan Isu-isu Yang Dihadapi
Banyak perusahaan ternama yang telah memproduksi dan menjual alat musik di Indonesia, namun harga yang ditawarkan cukup tinggi. Maka dari itu, kami menawarkan harga yang cukup terjangkau namun kualitas tetap menjadi prioritas perusahaan kami. Namun kami akan terus bekerja keras dalam hal pemasaran, karena pesaing kami sudah memiliki nama yang cukup dikenal didalam mupun luar negeri.
3) Tujuan Usaha
Tujuan didirikannya usaha ini untuk memenuhi permintaan masyarakat yang ingin membeli alat musik, dengan mudah, terpercaya dan cepat.
4) Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran yang digunakan oleh Musics Home adalah dengan memanfaatkan media social yang sedang berkembang atau banyak penggemar saat ini, serta mengikuti bazar-bazar yang diselenggarakan pusat perbelanjaan. Produk yang kami tawarkan memiliki fitur yang tidak kalah dengan produk yang di produksi oleh perusahaan pesaing, serta harga produk yang ditawarkan oleh perusahaan kami sangat terjangkau.
Label: Tugas
Badan Usaha Firma
pratama
BADAN USAHA FIRMA

DISUSUN OLEH :
Andri Haryadi Pratama (50412836)
Bima Sakti Nugeraha (51412466)
Farah Fadhilah (52412758)
Kelas :
4IA04
UNIVERSITAS GUNADARMA
2015
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Siapa yang tak pernah mendengar kata
Firma? Tentu saja kita pernah melihat atau mendengar sekilas tentang kata
Firma. Firma adalah sebuah bentuk persekutuan untuk menjalankan usaha antara
dua orang atau lebih dengan memakai nama bersama. Biasanya Firma disebut Fa.
Banyak sekali tentang Firma yang
perlu kita ketahui, dari mulai definisi menurut para pakar, prosedur pembuatan
sebuah Firma, kelebihan ataupun kekurangan dari Firma, karakteristik Firma, dan
ciri-ciri dari Firma.
Apabila kita telah mengetahui
tentang Firma, dengan lebih mudah kita akan memahami apa yang dimaksud dengan
Firma dan bagaimana apabila kita ingin membuat sebuah Firma.
1.2 Rumusan
Masalah
Untuk
membatasi penguraian pemabahasan, maka penyusun membuat beberapa rumusan
masalah berupa pertanyaan, yaitu :
1. Apakah
pengertian Firma menurut para pakar ahli?
2. Apa
ciri dan karakteristik dari sebuah Firma?
3. Apa
saja keunggulan dan kelemahan Firma?
4. Bagaimana
Prosedur pembuatan Firma?
1.3 Tujuan
Penulisan
Sesudah
membaca makalah ini pembaca diharapkan dapat :
a. Mengetahui
apa yang dimaksud dari Firma dengan menyimpulkan beberapa definisi dari para
pakar ahli.
b. Dapat
mengetahui ciri dan karakteristik dari Firma serta keunggulan dan kelemahannya.
c. Dapat
mengetahui prosedur pembuatan Firma apabila ada yang ingin memulai membuat
Firma.
1.4 Metodologi
Pembahasan
Metodologi pembahasan yang dilakukan
adalah dengan mencari bahan-bahan dari berbagai sumber di internet yang terkait
dengan tema yang dibahas yaitu Firma.
1.5 Sistematika
Penulisan
Rancangan sistematika makalah ini
terdiri atas beberapa bab yang akan
dirinci sebagai berikut :
BAB
1 : PENDAHULUAN
Berisi mengenai latar
belakang, rumusan masalah, tujuan penulisan, dan metodologi penulisan.
BAB
2 : PEMBAHASAN
Berisi mengenai
penjelasan umum tentang definisi Firma menurut para pakar ahli, ciri dan
karakteristik dari Firma, keunggulan dan kelemahan Firma, dan prosedur
pembuatan Firma.
BAB
3 : PENUTUP
Berisi kesimpulan dan saran dari
penulisan makalah.
Label: Tugas

